Konfigurasi Koneksi Client-Server SQL Server 2008


DBMS (Database Management Systems) Microsoft SQL-Server jika telah terinstallasi di komputer server, selanjutnya akan difungsikan sebagai server database dalam konsep jaringan client-server, maka diperlukan konfigurasi tambahan agar dapat berjalan sesuai kebutuhan. dan artikel ini akan memberikan cara bagaimana konfigurasi yang harus dilakukan.

SQL Server pada sebuah komputer server, agar dapat terkoneksi dan berjalan sesuai kebutuhan client-server di suatu LAN (Local Area Network) dan menggunakan username+password SQL Server Authentication. Maka yang pertama kali dilakukan adalah mengatur IP-static, asumsikan komputer server menggunakan IP Address : 192.168.1.1 dan komputer Client menggunakan IP Address : 192.168.1.2 dst.

Konfigurasi pada PC Server

  1. Konfigurasi Service; Klik Start –> Microsoft SQL Server 2008 –> Configuration Tools –> Klik Kanan SQL Server Configuration Manager –> Run As Administrator. 
  2. Setelah terbuka jendela ‘SQL Server Configuration Manager’ Pilih Tree dengan nama ‘SQL Server Service’ pastikan service ‘SQL Server’ dan juga ‘SQL Server Browser’ running. Secara default untuk service SQL Server Browser tidak aktif/running. Untuk membuat service tersebut running dan akan running secara otomatis ketika PC Server dinyalakan. Klik kanan Service ‘SQL Server Browser’ pilih properties, setelah muncul dialog baru, pilih ‘Tab Service’, ubah ‘Start Mode’ menjadi ‘Automatic’ lalu pada tab Log On ubah tekan tombol ‘Start’. Jika selesai maka pada Icon ‘SQL Server Browser’ akan memiliki Segitiga Hijau seperti service ‘SQL Server’.
  3. Klik SQL Server Services -> Klik Kanan SQL Server (SQLEXPRESS) –> pilih Start
  4. Klik Kanan SQL Server Browser –> Pilih Properties.
  5. Pilih Tab Service, Start Mode Automatic.
  6. Kemudian klik Kanan –> Start.
  7. Konfigurasi TCP/IP; Pastikan Client Protokol ‘Named Pipes’ dan ‘TCP/IP’ pada ‘Sql Server Network Configuration’ dan ‘Sql Native Client 11.0 Configuration’ adalah Enable. Klik SQL Server Network Configuration –> Klik Protocols for SQLEXPRESS, Pilih TCP/IP dan Named Pipes, Klik Kanan (status) Enable.
  8. Kemudian Klik SQL Native Client 11.0 Configuration, Klik Client Protocols. Pilih TCP/IP dan Named Pipes, Klik Kanan (status) Enable.Agar semua perubahan tersebut berpengaruh, maka Klik SQL Server Services kemudian Klik Kanan SQL Server (SQLEXPRESS) pilih Restart.
  9. Konfigurasi Lanjut; Setelah selesai pada tahap a dan b diatas, buka ‘SQL Server Management Studio’ kemudian masuk ke ‘Database Enggine’ anda. Setelah masuk ke Management Studio, klik kanan ‘Database Enggine’ anda, kemudian pilih properties. Setelah muncul jendela baru pilih ‘Page Security’ kemudian ubah ‘Server Authentication’ menjadi ‘SQL Server and Windows AuthenticationMode’ anda tidak dapat melakukan koneksi ke server dari pc client menggunakan Integrated Security=TRUE, maka dari itu perlu untuk mengubah Authentication tersebut dan juga membuat satu user untuk login ke Database Enggine ini.
  10. Klik Start –> Microsoft SQL Server 2012 –> Klik Kanan SQL Server Management Studio –> Pilih Run As Administrator.
  11. Isikan Server Name : .\SqlExpress, Authentication : Windows Authentication. Klik Connect Pada Object Explorer pilih SQL Server, klik kanan Properties
  12. Pilih Page Security –> Server Authentication Pilih SQL Server and Windows Authentication mode.
  13. Setelah selesai, masuk ke ‘Page Connections’ perhatikan checkbox ‘Allow remote connection to this Server’ dan pastikan tercentang.
  14. Membuat user; Karena kita tidak dapat konek ke database jika string koneksi pada PC Client seperti ini: Data Source =.\SQLEXPRESS;Initial Catalog=nama_database;Integrated Security=TRUE; Atau yang lebih sering saya gunakan Server=.\SQLEXPRESS;Database=nama_database;Integrated Security=TRUE;
  15. Maka untuk client string koneksi harus seperti ini : Data Source=192.168.1.1\SQLEXPRESS;Initial Catalog=nama_database;User ID=kiki;Password=daris; Dimana 192.168.1.1 adalah alamat PC Server atau bisa juga diganti dengan nama PC Server dan SQLEXPRESS adalah nama instance dari Database Enggine anda (jika anda tidak melakukan pergantian nama ketika instalasi SQL Server Express, nama default adalah SQLExpress), pada komputer yang saya gunakan ini, nama PC saya adalah ‘ADMIN-PC’ jadi isi dari Data Source dapat diganti menjadi ‘ADMIN-PC\SQLEXPRESS’ sehingga menjadi : Data Source=ADMIN-PC\SQLEXPRESS;Initial Catalog=nama_database;User ID=kiki;Password=daris;
  16. Kemudian User ID dan Password, darimana itu berasal. Yaitu pertama-tama kita expand tree pada ‘Object Explorer’pada folder ‘Security’, kemudian klik kanan Folder ‘Login’ dan pilih ‘New Login’ lalu setelah jendela baru muncul masukan nama user anda pada textbox ‘Login’, pilih ‘SQL Server Authentication’ kemudian masukan Password anda, pada tutorial ini User ID=kiki sedangkan Password=daris. Kemudian buang centang Enforce Password Policy.
  17. Pada Object Explorer, pilih Security -> Logins –> sa, Klik Kanan Properties.Pada Page General Masukkan Password dan Confirm Password, kemudian Uncheck Enforce Password Policy. Kemudian masuk ke Page ‘Server Roles’ ubah server role 
  18. Kemudian pilih Page Status, Pada Settings –> Login –> Enabled. Klik OK
  19. Tekan OK dan agar semua perubahan tersebut berjalan. Pada Object Explorer, Klik kanan SQL Server, pilih Restart.
  20. Tes perubahan user, Tutup dahulu Aplikasinya, atau Klik File –> Disconnect Object Explorer. Kemudian buka lagi Aplikasinya, atau klik File –> Connect Object Explorer. Pada Halaman Login, masukkan Server name : 127.0.0.1\SQLEXPRESS. Authentication : SQL Server Authentication, Login : sa, Password : ********
  21. Matikan Firewall; Terakir matikan Firewall PC Server anda. Atau anda dapat juga membuat exception pada Firewall anda. Untuk mematikan Firewall masuk ke ‘Control Panel’ dan pilih ‘Windows Firewall’ lalu pilih ‘Turn Windows Firewall On or Off’ lalu tekan OK.